my
journey
Boleh dibilang ini adalah touring
yang mendadak, karena belum dilakukan persiapan yang matang.Seperti memesan
tiket beberapa hari sebelum pemberangkatan, agar bisa mendapatkan bangku paling
depan atau sering disebut hot seat oleh para mania bus, akhirnya saya pun
menghubungi salah satu driver meminta untuk dipesankan tiket untuk hari itu
juga. Jam 12 tepat saya on board Nusantara jurusan Semarang.Bus berengine Hino
dengan balutan body RK8 JetBus HD masih sangat baik dalam segi perawatan maupun
pelayanan terlebih dilengkapi sistem Air Suspension (Balon Udara) yang
mengurangi tekanan bis pada per (daun) dan rasanya mental-mentul ketika
melewati jalan yang bergelombang. Perjalanan menuju semarang lumayan lancar
tetapi semua berubah ketika bis memasuki daerah bawen dan disitulah mulai agak
padat. Pada akhirnya kurang lebih jam 15.00 landing di terminal bus Terboyo.
Dan saya melanjutkan perjalanan menuju Kudus dengan bus Nusantara tetapi
berbeda dengan yang tadi kunaiki.Sekitar jam 16.00 landing di terminal Induk
Kudus, begitu turun saya langsung istirahat di tempat yang telah disediakan.
Setelah istirahat beberapa jam akhirnya bus datang,bus untuk line Rawamangun adalah Bejeu B33.Bus B33 ini di punggawai oleh
supir pinggir mas Mbendhol & supir tengah Abah David dan driver help Mas
Ali. Sekitar jam 19.00 take off dari terminal induk,lalu melalui jalur utama
menuju Semarang banyak juga bis yang berkonvoi bareng,ada juga para drive king
yang langsung memainkan pertunjukan dijalan (mosak-masik) dengan cara seset
jalan kiri maupun kanan dengan kecepatan tinggi.Masuk kota Semarang ambil jalur
kekanan via Kalibanteng hingga tembus ke jerakah dan sampai akhirnya masuk
RM.Gringsing. Istirahat beberapa menit saja hanya untuk makan ataupun mampir
kekamar mandi dan juga sholat lalu lanjut lagi. Lanjut perjalanan saya pindah
tempat duduk di samping driver & crew atau sering di sebut bangku CB CD.
Memasuki tanjakan Alasroban yang sangat curam driver pun menekan tombol merah
yang dikhususkan untuk tanjakan yang tinggi agar power pada bus pun bertambah
kuat.Perjalanan semakin seru karena ada lawan dari Harianto 90 yang memberikan
sinyal untuk bermain dengan kecepatan tinggi,bus tersebut dipunggawai oleh Pak
Topo.Pertunjukan dimulai dari Pekalongan hingga akhirnya bus yang saya naiki
bisa mengover take nya di daerah Tegal.Tak berlangsung lama dateng lagi dari
Zentrum kemudian di buntuti oleh sang driveking. Masuk tol pejagan ternyata
sudah di tunggu oleh HR 70 dan langsung saja di over take. Perjalanan kembali
sepi karna tak ada lawan satu pun. Masuk pom bensin Cikopo saya pun pindah ke
tempat duduk semula . Kemudian saya tertidur pulas sampai landing di terminal
Rawamangun baru terbangun kembali.









