Selasa, 23 September 2014

my journey

Boleh dibilang ini adalah touring yang mendadak, karena belum dilakukan persiapan yang matang.Seperti memesan tiket beberapa hari sebelum pemberangkatan, agar bisa mendapatkan bangku paling depan atau sering disebut hot seat oleh para mania bus, akhirnya saya pun menghubungi salah satu driver meminta untuk dipesankan tiket untuk hari itu juga. Jam 12 tepat saya on board Nusantara jurusan Semarang.Bus berengine Hino dengan balutan body RK8 JetBus HD masih sangat baik dalam segi perawatan maupun pelayanan terlebih dilengkapi sistem Air Suspension (Balon Udara) yang mengurangi tekanan bis pada per (daun) dan rasanya mental-mentul ketika melewati jalan yang bergelombang. Perjalanan menuju semarang lumayan lancar tetapi semua berubah ketika bis memasuki daerah bawen dan disitulah mulai agak padat. Pada akhirnya kurang lebih jam 15.00 landing di terminal bus Terboyo. Dan saya melanjutkan perjalanan menuju Kudus dengan bus Nusantara tetapi berbeda dengan yang tadi kunaiki.Sekitar jam 16.00 landing di terminal Induk Kudus, begitu turun saya langsung istirahat di tempat yang telah disediakan. Setelah istirahat beberapa jam akhirnya bus datang,bus untuk line Rawamangun  adalah Bejeu B33.Bus B33 ini di punggawai oleh supir pinggir mas Mbendhol & supir tengah Abah David dan driver help Mas Ali. Sekitar jam 19.00 take off dari terminal induk,lalu melalui jalur utama menuju Semarang banyak juga bis yang berkonvoi bareng,ada juga para drive king yang langsung memainkan pertunjukan dijalan (mosak-masik) dengan cara seset jalan kiri maupun kanan dengan kecepatan tinggi.Masuk kota Semarang ambil jalur kekanan via Kalibanteng hingga tembus ke jerakah dan sampai akhirnya masuk RM.Gringsing. Istirahat beberapa menit saja hanya untuk makan ataupun mampir kekamar mandi dan juga sholat lalu lanjut lagi. Lanjut perjalanan saya pindah tempat duduk di samping driver & crew atau sering di sebut bangku CB CD. Memasuki tanjakan Alasroban yang sangat curam driver pun menekan tombol merah yang dikhususkan untuk tanjakan yang tinggi agar power pada bus pun bertambah kuat.Perjalanan semakin seru karena ada lawan dari Harianto 90 yang memberikan sinyal untuk bermain dengan kecepatan tinggi,bus tersebut dipunggawai oleh Pak Topo.Pertunjukan dimulai dari Pekalongan hingga akhirnya bus yang saya naiki bisa mengover take nya di daerah Tegal.Tak berlangsung lama dateng lagi dari Zentrum kemudian di buntuti oleh sang driveking. Masuk tol pejagan ternyata sudah di tunggu oleh HR 70 dan langsung saja di over take. Perjalanan kembali sepi karna tak ada lawan satu pun. Masuk pom bensin Cikopo saya pun pindah ke tempat duduk semula . Kemudian saya tertidur pulas sampai landing di terminal Rawamangun baru terbangun kembali.       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar